Mengubah Citra Ormas Kedaerahan: Cara JUSUF RIZAL Membantu Masyarakat Madura Melalui MADAS NUSANTARA Dorong Ekonomi dan Bantu Tata Kota Jakarta

Avatar photo

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengubah Citra Ormas Kedaerahan: Cara JUSUF RIZAL Membantu Masyarakat Madura Melalui MADAS NUSANTARA Dorong Ekonomi dan Bantu Tata Kota Jakarta

JAKARTA,mitrapolri.info-Perayaan ulang tahun kedua Organisasi Masyarakat Madura Asli (Madas) Nusantara di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Ahad (25/10/2026), menjadi penanda pergeseran peran organisasi kedaerahan. Ormas yang dahulu identik dengan wadah silaturahmi kultural, kini mulai mengambil peran strategis dalam pemberdayaan ekonomi mikro dan penyelesaian persoalan perkotaan.

Langkah ini mendapat apresiasi dari pejabat publik dan pimpinan daerah, yang menilai potensi jaringan kemasyarakatan berbasis etnis dapat disinergikan dengan agenda pembangunan nasional maupun daerah.

Solusi Persoalan Kota dan Kemitraan Strategis

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa pendekatan persuasif organisasi berbasis komunitas efektif dalam mengurai persoalan tata ruang yang menahun. Salah satunya adalah penataan pedagang di kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, yang selama puluhan tahun memicu kemacetan.

“Persoalan kesemrawutan Pasar Kramat Jati selama 56 tahun tidak bisa diatasi. Berkat dukungan dan campur tangan Madas Nusantara, persoalan tersebut sudah bisa diatasi dan kemacetan mulai terurai,” kata Pramono dalam sambutannya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini merencanakan kolaborasi serupa untuk menata pedagang di kawasan Taman Puring, Jakarta Selatan. Kawasan tersebut rencananya akan direlokasi agar lebih layak usaha, sementara sebagian area publik akan dikembangkan menjadi taman inklusif ramah disabilitas.

Baca Juga :  Polri Tetapkan Bupati Gowa sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Perizinan

Mendorong Kemandirian Ekonomi Sektor Informal

Selain penataan kota, fokus utama Madas Nusantara adalah menghimpun potensi ekonomi warga Madura yang bergerak di sektor informal, seperti perdagangan, jasa, dan UMKM.

Ketua Umum Madas Nusantara, KRH. HM. Jusuf Rizal, menegaskan bahwa perkembangan organisasi tidak boleh sekadar diukur dari bertambahnya jumlah pengurus, melainkan dari dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan anggota

“Jaringan warga Madura di berbagai daerah memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi produktif. Melalui kerja sama yang terarah, potensi tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha, memperluas akses pasar, serta memperkuat pelaku UMKM,” ujar Jusuf Rizal.

Dalam perayaan tersebut, Madas Nusantara juga menyerahkan Jakarta Award kepada Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR), KH Lutfi Hakim. Penghargaan ini menjadi simbol penguatan sinergi antarormas untuk menjaga iklim kondusif di ibu kota.

Berita Pendidikan Berita Sos-Bud Berita Daerah Berita Internasional Berita Kuliner Berita Viral Berita Nasional Berita Lingkar Istana Berita Motivasi Berita IT Berita Eksekutif Berita Milenial Berita Aparat Berita Start Up Berita Fintek Berita Hiburan Berita CSR Berita Sehat Berita Surat Pembaca Berita Jakarta Berita Olahraga Berita Kriminal Tokoh History Video Photo

Baca Juga :  Kasta Dibalik Jeruji Lapas Kelas 2 di Cibinong, Satu Atap, Dua Dunia

Berita Motivasi

Mengubah Citra Ormas Kedaerahan: Cara JUSUF RIZAL Membantu Masyarakat Madura Melalui MADAS NUSANTARA Dorong Ekonomi dan Bantu Tata Kota Jakarta

LBH, Berita Senator

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Sambutan Ketua Umum Jusuf Rizal

Pesan Kebangsaan dan Pentingnya Profesionalisme

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang hadir dalam acara tersebut, menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keanekaragaman budaya. Menurutnya, pemeliharaan identitas kedaerahan harus beriringan dengan semangat kebangsaan.

“Merawat akar budaya dan mempererat persaudaraan adalah bagian dari menjaga Indonesia. Semangat kebersamaan keluarga besar Madas Nusantara menjadi harapan agar kecintaan pada Madura terus tumbuh menjadi karya dan manfaat bagi sesama,” tulis Dasco melalui media sosial pribadinya.

Rangkaian peringatan ulang tahun ini juga diisi dengan kegiatan sosial, seperti santunan anak yatim dan penyerahan wakaf. Bagi Madas Nusantara, tantangan ke depan adalah membuktikan bahwa solidaritas komunitas mampu diterjemahkan menjadi program kerja nyata, profesional, dan patuh hukum.

Mr yadi

Berita Terkait

Perayaan Harlah ke-2 Ormas Madas Nusantara Berlangsung Meriah, Korwil Jatim Sampaikan Apresiasi
Pakar Hukum Ingatkan Pekerja Tak Gegabah Hadapi PHK Sepihak
Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka
Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial
Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Ketahanan Pangan, desa kopyah.kec. Anjatan tahun anggaran 2024 menuai sorotan 
Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 
Wujudkan Desa Maju dan Sejahtera, Pemdes Sukatani Alokasikan Bankeu Khusus Rp 700 Juta untuk Pembangunan Jembatan Pabuaran Hilir
Ahli Waris Petani di Kutajaya Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp42 Juta Tanpa Potongan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Mengubah Citra Ormas Kedaerahan: Cara JUSUF RIZAL Membantu Masyarakat Madura Melalui MADAS NUSANTARA Dorong Ekonomi dan Bantu Tata Kota Jakarta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Perayaan Harlah ke-2 Ormas Madas Nusantara Berlangsung Meriah, Korwil Jatim Sampaikan Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Pakar Hukum Ingatkan Pekerja Tak Gegabah Hadapi PHK Sepihak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial

Berita Terbaru