PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Avatar photo

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

BANDUNG BARAT,mitrapolri.info– Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nurul Amanah yang beralamat di Kampung Cihamirung, RT 01/RW 01, Desa Sukamulya, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, menjadi sorotan warga.

Sejumlah dugaan kejanggalan mencuat, mulai dari perbedaan jumlah peserta didik yang tercatat dalam data Dapodik dengan kondisi di lapangan, hingga pertanyaan mengenai pengelolaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) dan penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP).

Berdasarkan data yang diperoleh, PKBM Nurul Amanah tercatat memiliki 223 peserta didik, dengan rincian Paket A sebanyak 1 orang, Paket B sebanyak 45 orang, dan Paket C sebanyak 177 orang.

Namun, informasi dari warga menyebutkan aktivitas belajar mengajar di lokasi tersebut tidak mencerminkan jumlah peserta didik yang tercatat. Warga memperkirakan hanya sekitar 20 siswa yang terlihat mengikuti kegiatan belajar.

Perbedaan tersebut kemudian memunculkan dugaan adanya ketidaksesuaian data peserta didik yang perlu diverifikasi oleh instansi terkait.

Baca Juga :  Permohonan Eksekusi Putusan KI Jabar Terkait Sengketa Informasi BOS SMA Kosgoro Diajukan ke PN Bogor

Dana BOSP Capai Rp433 Juta

Besarnya jumlah siswa yang tercatat juga berkaitan dengan alokasi dana BOSP tahun 2026.

Berdasarkan data yang diterima, alokasi tersebut terdiri dari Paket A sebesar Rp1.390.000, Paket B sebesar Rp72.000.000, dan Paket C sebesar Rp339.840.000.

Jika dijumlahkan, total dana BOSP yang tercatat mencapai Rp433.230.000.

Nilai tersebut menjadi perhatian warga karena adanya dugaan ketidaksesuaian antara jumlah peserta didik dalam data dengan kondisi aktivitas pembelajaran di lapangan.

Warga meminta agar penggunaan dana tersebut dapat dibuka secara transparan dan dipastikan sesuai dengan peruntukannya.

Dugaan Dana PIP Tidak Sampai kepada Siswa

Selain persoalan data peserta didik dan dana BOSP, muncul pula dugaan terkait penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP).

Informasi yang diterima menyebutkan adanya data penerima PIP pada periode 2022 hingga 2025. Namun, terdapat dugaan bahwa sebagian dana PIP tersebut tidak diterima oleh siswa yang tercatat sebagai penerima.

Baca Juga :  Satu unit Ruumah di Desa Wargasari-Kadupandak Habis di Lalap Si Jago Merah

Dugaan ini tentunya perlu dibuktikan melalui pengecekan data penerima, rekening atau mekanisme pencairan, serta keterangan langsung dari peserta didik maupun orang tua penerima.

Warga Minta Pemeriksaan

Warga berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Inspektorat, dan aparat penegak hukum dapat melakukan verifikasi secara menyeluruh terhadap PKBM Nurul Amanah.

Pemeriksaan diharapkan mencakup validitas data peserta didik, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, penggunaan dana BOSP, serta penyaluran dana PIP.

Jika ditemukan pelanggaran, warga meminta agar ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Namun demikian, seluruh dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian lebih lanjut. Media ini membuka ruang hak jawab bagi pengelola PKBM Nurul Amanah, termasuk Kepala PKBM Ajan, maupun pihak-pihak terkait lainnya.

Publik kini menunggu penjelasan: benarkah terdapat ketidaksesuaian antara data 223 siswa dengan kondisi pembelajaran di lapangan, dan bagaimana pertanggungjawaban dana BOSP sebesar Rp433.230.000 tersebut?

Red

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Milangkala Desa Kertamukti ke-44 dan Resepsi HUT RI ke-81 Meriah, Warga Antusias

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru