Majelis Adat Sumedanglarang dan ABPEDNAS Dorong Pembentukan Lembaga Adat Desa di Sumedang

Avatar photo

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majelis Adat Sumedanglarang dan ABPEDNAS Dorong Pembentukan Lembaga Adat Desa di Sumedang

 

Bandung Mitrapolri.info Majelis Adat Sumedanglarang bersama DPC ABPEDNAS Kabupaten Sumedang mendorong pembentukan Lembaga Adat Desa (LAD) di seluruh desa di Kabupaten Sumedang. Langkah tersebut disebut sebagai upaya mengembalikan hak asal usul dan otoritas desa berbasis adat sesuai amanat Undang-undang Desa.

 

Gerakan itu disampaikan dalam kegiatan musyawarah desa pembentukan LAD di Desa Sukatali, Kecamatan Situraja, Jumat (8/5/2026).

 

Pupuhu Majelis Adat Sumedanglarang, Susane Febriyati Suryakartalegawa mengatakan, pembentukan LAD merupakan implementasi dari UU Desa Nomor 6 Tahun 2014 serta Permendagri Nomor 18 Tahun 2018 tentangh Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa.

 

Menurutnya, Sumedang sebagai Puseur Budaya Sunda memiliki tanggung jawab menjaga nilai adat dan budaya hingga tingkat desa.

Baca Juga :  Ketua Pokja Wartawan KBB: Ini Bukti Kegagalan Sistemik Kemandirian Keuangan Daerah

 

“Selama ini desa kita seperti badan tanpa ruh. Ada kepala desa, ada BPD, tapi ruh adatnya dicabut. Padahal UU Desa menegaskan desa berwenang menyelenggarakan hukum adat dan menetapkan lembaga adat,” kata Susane dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).

 

Ia menilai, keberadaan LAD penting agar desa memiliki instrumen dalam menjaga nilai adat, budaya, tata ruang adat hingga kepentingan masyarakat hukum adat.

 

Susane mencontohkan sejumlah persoalan yang muncul di masyarakat, seperti rencana pengembangan panas bumi di kawasan Gunung Tampomas hingga dampak pembangunan Waduk Jatigede yang disebut menjadi alasan pentingnya penguatan otoritas adat di desa.

 

“Desa jangan hanya menjadi objek. Desa harus punya kewenangan berdasarkan hak asal usul sebagaimana diatur dalam UU Desa,” ujarnya.

Baca Juga :  Galian C Diduga Ilegal di Kampung Nyalindung Disorot, Warga Minta Penindakan Tegas

 

Sementara itu, DPC ABPEDNAS Kabupaten Sumedang menyatakan siap mengawal pembentukan LAD melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di seluruh desa.

 

Dalam pernyataannya, ABPEDNAS Sumedang meminta seluruh BPD memfasilitasi musyawarah desa pembentukan LAD, mendorong pembentukan Peraturan Desa tentang pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat, serta mengalokasikan anggaran bagi LAD melalui APBDes sesuai ketentuan Permendagri.

 

Gerakan tersebut juga disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas Sumedang sebagai pusat budaya Sunda berbasis kearifan lokal.

 

“Kalau mau belajar cara merawat adat dan budaya dalam bingkai NKRI, datanglah ke Sumedang. Kami tidak menolak zaman, kami menyambut zaman dengan akar yang menghunjam ke bumi,” tutup Susane.

 

Hadi Firmansyah

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru