Dugaan Mark-Up Dana BOP 2025 di PKBM Ar Rizkiyah Zhilang, Pimpinan Diminta Bertanggung Jawab

Avatar photo

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Mark-Up Dana BOP 2025 di PKBM Ar Rizkiyah Zhilang, Pimpinan Diminta Bertanggung Jawab

 

Bogor –mitrapolri.info Dugaan pembengkakan atau mark-up anggaran Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Tahun 2025 mencuat di PKBM Ar Rizkiyah Zhilang. Lembaga pendidikan nonformal tersebut diketahui menerima anggaran sebesar Rp457.970.000 untuk program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C. Namun, berdasarkan hasil konfirmasi dan temuan di lapangan oleh tim awak media, penggunaan anggaran tersebut diduga tidak transparan dan memunculkan indikasi penyimpangan.

 

Dugaan tersebut menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat, terutama karena dana BOP sejatinya diperuntukkan untuk menunjang kegiatan pendidikan warga belajar, mulai dari operasional pembelajaran, sarana pendidikan, hingga kebutuhan administrasi program kesetaraan.

Lo

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah pihak menilai realisasi penggunaan anggaran tidak sebanding dengan kondisi kegiatan belajar maupun fasilitas yang tersedia di lapangan. Hal ini memunculkan dugaan adanya mark-up anggaran dalam pengelolaan dana BOP tahun anggaran 2025.

Baca Juga :  Klarifikasi Perwakilan Kepala Desa Sukaraharja Bersama Awak Media Berjalan Kondusif, Demi Membangun Desa Lebih Baik

 

Situasi tersebut dinilai sangat mencoreng dunia pendidikan, khususnya pendidikan nonformal yang seharusnya menjadi harapan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan melalui jalur kesetaraan.

 

“Dana pendidikan seharusnya digunakan sepenuhnya untuk kepentingan warga belajar. Jika benar ada penyimpangan, ini sangat memalukan dan merugikan dunia pendidikan,” ungkap salah satu sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

 

Sorotan tajam pun mengarah kepada pimpinan PKBM Ar Rizkiyah Zhilang, Sasmita A. Miharja, yang dinilai harus memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik terkait pengelolaan anggaran tersebut. Sebagai penanggung jawab lembaga, pimpinan dinilai memiliki kewajiban untuk menyampaikan laporan penggunaan dana secara transparan dan akuntabel.

 

Publik juga mempertanyakan bagaimana mekanisme pengawasan terhadap pengelolaan dana BOP di lembaga tersebut. Pasalnya, dana yang bersumber dari negara seharusnya diawasi secara ketat oleh dinas terkait agar tidak terjadi penyalahgunaan.

Baca Juga :  Jum'at Bersih di Desa Bitungsari, Wujud Gotong Royong Mewujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

 

Baca Juga : Pemerintah Kecamatan Ciawi Gelar Musrenbang RKPD 2026

Jika dugaan ini benar, maka aparat penegak hukum dan instansi terkait diharapkan segera turun tangan melakukan audit serta pemeriksaan terhadap pengelolaan dana BOP di PKBM tersebut. Langkah ini penting guna memastikan bahwa anggaran pendidikan benar-benar digunakan sesuai peruntukannya.

 

Kasus dugaan penyimpangan dana pendidikan seperti ini tidak boleh dianggap sepele. Dunia pendidikan seharusnya menjadi ruang yang bersih dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pimpinan PKBM Ar Rizkiyah Zhilang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pembengkakan anggaran BOP tahun 2025 tersebut. Tim awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut guna mendapatkan klarifikasi dari pihak yang bersangkutan.

 

( Red )

Berita Terkait

Susane Febriyati Suryakartalegawa, S.H.: Dari Majelis Adat Sumedanglarang hingga Suara Independen Kebijakan Publik
Apresiasi Masyarakat Untuk Polri Usut! Dugaan Korupsi dan TPPU Pengadaan Batu Bara ke PLTU 
Komisi Informasi Jabar Kabulkan Gugatan Warga, Pemdes Banyuasih Wajib Serahkan LPJ APBDes 2021–2023
Kuasa Hukum Korban Tegaskan Tolak Damai, Kasus Kekerasan Seksual Anak Terus Berproses
Awak Media Soroti Dugaan Kejanggalan Proyek P3-TGAI di Desa Munjul, Hak Jawab Ketua Panitia dan Kepala Desa Masih Ditunggu
Revitalisasi SMP Siliwangi Mandiri Telan Anggaran Rp2,49 Miliar, Ketua Panitia Sebut Detail Proyek Diketahui Kepala Sekolah
Media Mitrapolri.info Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Irjen Pol Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. atas Amanah Baru sebagai Kapolda Jawa Barat
Kepala Desa Wargasari Ajak Warga Gotong Royong Perbaiki Saluran Cidadali Pasca bencana Pergeseran Tanah 2024

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:27 WIB

Susane Febriyati Suryakartalegawa, S.H.: Dari Majelis Adat Sumedanglarang hingga Suara Independen Kebijakan Publik

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:43 WIB

Apresiasi Masyarakat Untuk Polri Usut! Dugaan Korupsi dan TPPU Pengadaan Batu Bara ke PLTU 

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:39 WIB

Komisi Informasi Jabar Kabulkan Gugatan Warga, Pemdes Banyuasih Wajib Serahkan LPJ APBDes 2021–2023

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kuasa Hukum Korban Tegaskan Tolak Damai, Kasus Kekerasan Seksual Anak Terus Berproses

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:22 WIB

Awak Media Soroti Dugaan Kejanggalan Proyek P3-TGAI di Desa Munjul, Hak Jawab Ketua Panitia dan Kepala Desa Masih Ditunggu

Berita Terbaru