Sulit Ditemui, Kepala Desa Tanjungrasa Terkesan Hindari Wartawan Terkait Transparansi Anggaran BUMDe

Avatar photo

Jumat, 16 Januari 2026 - 01:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sulit Ditemui, Kepala Desa Tanjungrasa Terkesan Hindari Wartawan Terkait Transparansi Anggaran BUMDES

Bogor-mitrapori.info Upaya konfirmasi awak media mengenai pengelolaan anggaran Desa Tanjungrasa, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, hingga kini masih menemui jalan buntu. Kepala Desa (Kades) Tanjungrasa diduga sengaja menghindar saat hendak dimintai keterangan terkait pengelolaan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).

‎Berdasarkan pantauan di lapangan, tim media tercatat sudah melakukan upaya kunjungan sebanyak lima kali ke Kantor Desa Tanjungrasa dalam waktu yang berbeda. Namun, sang Kepala Desa tidak pernah berada di tempat. Staf desa yang berjaga pun selalu memberikan jawaban serupa, yakni pimpinan sedang tidak ada di kantor atau sedang melakukan kegiatan di luar.

Baca Juga :  Ketua Pokja Wartawan KBB : Fokus Anggaran dan Raperda, Bukan Campuri Kebijakan Eksekutif !!

‎Kunjungan berulang ini merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial media untuk mengklarifikasi dua poin krusial. Pertama, mengenai besaran anggaran BUMDes yang dinilai cukup fantastis namun progresnya masih menjadi pertanyaan warga. Kedua, terkait realisasi anggaran penyertaan modal senilai Rp150 juta yang bersumber dari Dana Desa.

‎“Kami sudah lima kali datang dengan itikad baik untuk wawancara dan konfirmasi agar berita berimbang, tapi Pak Kades selalu tidak ada. Kami ingin menanyakan perihal transparansi BUMDes dan ke mana aliran dana penyertaan modal sebesar 150 juta tersebut,” ujar salah satu perwakilan awak media di lokasi, jumat (16/01/2026).

Baca Juga :  Hadapi Musim Kemarau, PLN Cianjur Gelar Salat Istisqa Bersama Ponpes Bale Endah dan Paguyuban PLTMH

‎Ketidakhadiran Kades secara berturut-turut saat jam kerja ini menimbulkan spekulasi negatif di masyarakat dan kalangan insan pers. Padahal, sesuai dengan Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), setiap lembaga publik atau instansi yang menggunakan dana negara wajib memberikan informasi yang transparan kepada masyarakat melalui media massa.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Desa Tanjungrasa. Awak media akan terus berupaya menghubungi pihak Kecamatan Tanjungsari maupun Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor agar persoalan anggaran di Desa Tanjungrasa ini mendapatkan titik terang.pungkas”

‎(A.m)

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru