Toko Obat Tramadol Kembali Beroperasi Meski Pernah Disegel, Warga Lengkong Resah

Avatar photo

Senin, 5 Januari 2026 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Toko Obat Tramadol Kembali Beroperasi Meski Pernah Disegel, Warga Lengkong Resah

 

Bandung | mitrapolri.info —Meski sebelumnya telah dilakukan penyegelan oleh aparat penegak hukum (APH), peredaran obat keras golongan G jenis tramadol di wilayah Kota Bandung kembali diduga marak. Kali ini aktivitas tersebut terpantau di Jalan Batu Api No. 6, Kelurahan Turangga, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Senin (5/1/2026).

 

Oplus_131072

Hasil pantauan awak media MitraPolri.info di lokasi mendapati bahwa aktivitas penjualan tidak lagi dilakukan di dalam warung yang telah disegel, melainkan berpindah ke bagian depan warung, sehingga terkesan tetap beroperasi seperti biasa.

Oplus_131072
Oplus_131072

Awak media kemudian menemui seorang penjaga warung berinisial Pran/prend, yang mengaku telah berjualan obat-obatan tersebut selama kurang lebih lima bulan. Kepada wartawan, ia menyebut bahwa dirinya hanya sebagai penjaga dan mengaku disuruh berjualan oleh seseorang bernama Alil atau Eko, yang disebut-sebut sebagai koordinator lapangan.

Baca Juga :  Program P3-TGAI Pancuran Mutiara Disambut Baik Petani Desa Curug Bogor

 

Lebih lanjut, penjaga warung tersebut juga mengklaim telah berkoordinasi dengan oknum aparat setempat, termasuk menyebut nama institusi Polrestabes Kota Bandung, agar aktivitas penjualan tersebut dapat berjalan. Pernyataan tersebut tentu menimbulkan tanda tanya besar dan perlu diklarifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

 

Sementara itu, warga sekitar mengaku resah dengan kembali beroperasinya penjualan obat keras tersebut. Beberapa warga mempertanyakan efektivitas penyegelan yang sebelumnya telah dilakukan.

Baca Juga :  Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

 

“Kami heran, kenapa bisa buka lagi padahal warung itu sudah disegel. Ada apa sebenarnya?” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga juga menyampaikan kekhawatiran serius terhadap keselamatan anak-anak dan remaja di lingkungan tersebut, yang dikhawatirkan dapat dengan mudah mengakses dan mengonsumsi obat keras tanpa pengawasan medis.

 

Masyarakat berharap aparat penegak hukum bertindak tegas, transparan, dan tidak tebang pilih, serta melakukan penertiban ulang dan pengawasan berkelanjutan agar peredaran obat keras ilegal benar-benar dapat dihentikan.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian terkait belum memberikan keterangan resmi dan awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna keberimbangan informasi.

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru