Peredaran Obat Terlarang Golongan G Kian Marak, Warga Resah dan Desak Aparat Bertindak apa cuman jadi penonton saja.

Avatar photo

Sabtu, 20 Desember 2025 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peredaran Obat Terlarang Golongan G Kian Marak, Warga Resah dan Desak Aparat Bertindak apa cuman jadi penonton saja.

Bekasi -Mitrapolri.info — Peredaran obat-obatan terlarang jenis golongan G dilaporkan semakin marak di gang Ciketing udik jln pangakalan 5 rt003/rw001 kec bantar gebang  Bekasi jawabarat semakin  meresahkan masyarakat di sejumlah wilayah. Obat-obatan keras seperti tramadol, eximer, dan sejenisnya diduga diperjualbelikan secara bebas tanpa resep dokter, bahkan dilakukan secara terang-terangan di lingkungan permukiman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, aktivitas penjualan obat golongan G tersebut disinyalir menyasar kalangan remaja dan usia produktif. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius, mengingat dampak negatif obat-obatan tersebut dapat menyebabkan ketergantungan, gangguan kesehatan, hingga memicu tindakan kriminal.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Naikkan Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang ke Tahap Penyidikan

“Lingkungan jadi tidak aman, anak-anak muda mudah terpengaruh. Kami khawatir jika ini terus dibiarkan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga menilai lemahnya pengawasan menjadi salah satu faktor maraknya peredaran obat terlarang tersebut. Mereka berharap aparat penegak hukum, khususnya kepolisian dan instansi terkait, dapat segera turun tangan melakukan penyelidikan, razia, dan penindakan tegas terhadap para pelaku.
Bahkan pelaku pun berkata sering ada ada anggota Polsek/polres  yang suka minta jatah dan di TKP pun

*Catatan Tutur  penjaga warung atau penjual nya yang ber inisial Cecep dan Kosim bos besar nya atau bandar nya yang marak di kota Bekasi tersebut.

Baca Juga :  PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA DI SMPN 1 CIGUDEG BERLANGSUNG MERIAH

Perlu diketahui, obat golongan G merupakan obat keras yang penggunaannya harus berdasarkan resep dan pengawasan tenaga medis, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penjualan bebas tanpa izin merupakan pelanggaran hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana.

Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif melaporkan jika mengetahui adanya praktik penjualan obat-obatan terlarang di lingkungan masing-masing. Sinergi antara warga dan aparat dinilai penting guna memutus mata rantai peredaran obat keras ilegal.

“Catatan Kami pun selalu tim media mitrapolri turun mewawancarai tetua / sesepuh tempat dia tidak mengetahui ada nya warung tersebut.

( Red)

Berita Terkait

Mengubah Citra Ormas Kedaerahan: Cara JUSUF RIZAL Membantu Masyarakat Madura Melalui MADAS NUSANTARA Dorong Ekonomi dan Bantu Tata Kota Jakarta
Perayaan Harlah ke-2 Ormas Madas Nusantara Berlangsung Meriah, Korwil Jatim Sampaikan Apresiasi
Pakar Hukum Ingatkan Pekerja Tak Gegabah Hadapi PHK Sepihak
Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka
Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial
Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Ketahanan Pangan, desa kopyah.kec. Anjatan tahun anggaran 2024 menuai sorotan 
Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 
Wujudkan Desa Maju dan Sejahtera, Pemdes Sukatani Alokasikan Bankeu Khusus Rp 700 Juta untuk Pembangunan Jembatan Pabuaran Hilir

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Mengubah Citra Ormas Kedaerahan: Cara JUSUF RIZAL Membantu Masyarakat Madura Melalui MADAS NUSANTARA Dorong Ekonomi dan Bantu Tata Kota Jakarta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Perayaan Harlah ke-2 Ormas Madas Nusantara Berlangsung Meriah, Korwil Jatim Sampaikan Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Pakar Hukum Ingatkan Pekerja Tak Gegabah Hadapi PHK Sepihak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial

Berita Terbaru