Tingkatkan Layanan Kesehatan, Bupati Brebes Serahkan 3 Armada Darurat . 

Avatar photo

Kamis, 25 September 2025 - 03:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Brebes,mitrapolri.info-Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma SE MM menyerahkan penambahan armada darurat untuk meningkatkan layanan kesehatan, yakni satu ambulance untuk Puskesmas Brebes dan dua mobil yaitu ambulance dan mobil jenazah untuk RSUD Brebes.

Mobil layanan masyarakat tersebut dialokasi dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025 dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025. Diterima langsung Direktur RSUD Brebes Dr dr Rasipin MKes Mars dan Kepala Puskesmas Brebes dr Heru Padmonobo MKes di Halaman RSUD Brebes, Selasa (23/9/2025).

Paramitha mengatakan, penambahan armada ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan. Semua kendaraan sudah dilengkapi fasilitas komplit, bagus, bahkan bisa dibilang mewah.

“Semoga pelayanan semakin meningkat, lebih prima, dan pasien merasa nyaman,” ucapnya

Lanjut Paramitha, Pemerintah Kabupaten Brebes memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Sejalan dengan visi mberesi kesehatan di Kabupaten Brebes.

“Kita telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, termasuk pengadaan kendaraan operasional ini. Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras,” tuturnya.

Baca Juga :  *Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti*

Bupati Brebes mengingatkan agar kendaraan dinas kesehatan selalu dirawat dengan baik. Ia bahkan berencana menggelar apel kendaraan dinas setiap tahun sebagai bentuk evaluasi.

“Bukan hanya RSUD dan Puskesmas Brebes yang wajib menjaga armada ini, tetapi semua instansi juga harus merawat kendaraan dinasnya masing-masing,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Brebes Ineke Tri Sulistyowaty melaporkan, kondisi kendaraan dinas di lingkupnya, dari total 52 unit, 48 masih dalam kondisi baik, sementara empat lainnya mengalami kerusakan ringan. Untuk mobil puskesmas keliling, tercatat 21 unit layak pakai, 14 rusak ringan, dan satu sudah masuk kategori berat.

“Dengan tambahan dua ambulance baru ini, RSUD Brebes diharapkan bisa bernapas lega. Armada darurat yang memadai bukan sekadar kendaraan, tetapi janji nyata untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, aman, dan manusiawi bagi masyarakat Brebes,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Brebes dr Rasipin menegaskan bahwa penambahan dua ambulans ini merupakan kebutuhan mendesak.

Baca Juga :  Dugaan Pemotongan Anggaran P3TGAI di Desa Cisarua Bogor, Ketua Kelompok Tani dan Kades Terkesan Menghindar

“Ambulans adalah urat nadi pelayanan darurat. Selama ini armada kami harus terbagi untuk pasien rujukan dan darurat sekaligus. Dengan tambahan ini, kecepatan serta ketepatan penanganan pasien bisa lebih optimal,” jelasnya.

Menurut dr Rasipin, ambulans baru tersebut dilengkapi fasilitas medis modern, mulai dari tabung oksigen, peralatan medis darurat, hingga ruang pasien yang lebih nyaman.

“Pasien tidak hanya cepat dijemput, tapi juga aman selama di perjalanan,” tambahnya.

Usai penyerahan mobil, Bupati beserta rombongan melakukan kunjungan pasien korban insiden ambruknya atap teras Kantor Pemerintah (Pemkab) pada Minggu (21/9/2025) lalu, hingga menelan dua korban luka yang hingga kini masih dirawat di RSUD Brebes.

Dalam kunjungannya tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan sosial dan juga bingkisan untuk keluarga korban serta mendoakan agar cepat diberikan kesembuhan dan kesehatan.

Bupati mengatakan, Pemkab Brebes akan menanggung biaya pengobatan sampai sembuh.

Diketahui, dua warga yang masih dirawat di RSUD Brebes yakni Suswanto (39) dan Abdullah (35) warga Kecamatan Tanjung, Brebes.

#Red

 

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru