Menu

Mode Gelap
Jelang persib vs persija Polda jabar turunkan pasukan 3.000 personel,siap amankan El Clasico. Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Prima, Kapolres Badung Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama Penjualan Tramadol Ilegal di Sukajadi Terang-terangan, Keberadaan Polrestabes Kota Bandung Dipertanyakan Mengaku Sudah Berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Bandung, Penjualan Tramadol di Dalam terminal Setasion Pasar Baru, Aman Berjualan dan Cemarkan Institusi Kepolisian Pembinaan dan Kebersamaan Warnai Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Jabar di Subang Pemilihan Ketua RW 05 Desa Pandansari Berlangsung Aman dan Lancar

Berita

Diduga Sarat Korupsi, Proyek Rehabilitasi SDN Ubulan 2 Cikeusik Disorot

badge-check


					Diduga Sarat Korupsi, Proyek Rehabilitasi SDN Ubulan 2 Cikeusik Disorot Perbesar

Diduga Sarat Korupsi, Proyek Rehabilitasi SDN Ubulan 2 Cikeusik Disorot

Pandeglang Banten,mitrapolri.info-Proyek pembangunan rehabilitasi peningkatan empat ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ubulan 2, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, menuai sorotan. Pasalnya, proyek dengan nilai pagu anggaran mencapai Rp686.700.000 diduga sarat indikasi penyimpangan.

Berdasarkan hasil penelusuran awak media di lapangan, pelaksanaan proyek tersebut terindikasi dijadikan ajang “bancakan” oleh oknum terkait. Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang seharusnya mengetahui detail teknis justru terkesan tidak transparan.

Ketua panitia sekaligus Komite Sekolah SDN Ubulan 2, Bahrudin, saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui secara detail volume rehabilitasi ruang kelas baru (RKB). Bahkan, ia menyatakan tidak tahu menahu soal anggaran maupun teknis pembangunan. Justru penjelasan mengenai pembelanjaan material disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah, Madtohir.

Lebih lanjut, ditemukan pula beberapa item pekerjaan yang diduga tidak dikerjakan secara menyeluruh. Beberapa bagian struktur dinding, seperti sisi utara, selatan, hingga bagian tengah, hanya ditambal sulam. Kondisi ini diduga kuat tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang telah ditetapkan.

Sejumlah pihak menilai lemahnya pengawasan serta dugaan keterlibatan oknum panitia menjadi faktor utama potensi kerugian negara dalam proyek yang semestinya menjadi penunjang mutu pendidikan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan klarifikasi lebih lanjut. Publik pun mendesak agar aparat penegak hukum turun tangan melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap dugaan penyimpangan dalam realisasi proyek rehabilitasi SDN Ubulan 2 Cikeusik ini.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jelang persib vs persija Polda jabar turunkan pasukan 3.000 personel,siap amankan El Clasico.

13 Januari 2026 - 14:52 WIB

Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Prima, Kapolres Badung Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama

13 Januari 2026 - 14:49 WIB

Penjualan Tramadol Ilegal di Sukajadi Terang-terangan, Keberadaan Polrestabes Kota Bandung Dipertanyakan

12 Januari 2026 - 09:21 WIB

Mengaku Sudah Berkoordinasi dengan Polrestabes Kota Bandung, Penjualan Tramadol di Dalam terminal Setasion Pasar Baru, Aman Berjualan dan Cemarkan Institusi Kepolisian

12 Januari 2026 - 07:45 WIB

Pembinaan dan Kebersamaan Warnai Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Jabar di Subang

11 Januari 2026 - 09:36 WIB

Trending di Berita