Kades Parapatan Subang Diduga Korupsi, Bantuan BKU Fiktif, Keluarga Kuasai Jabatan 

Avatar photo

Minggu, 14 September 2025 - 04:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Parapatan Subang Diduga Korupsi, Bantuan BKU Fiktif, Keluarga Kuasai Jabatan 

Subang,mitrapolri.info– Ketua RT dan mantan Sekdes Desa Parapatan, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, mengungkapkan dugaan penyelewengan anggaran bantuan BKU yang seharusnya digunakan untuk membantu modal usaha masyarakat melalui RT masing-masing.

Menurut keterangan yang diberikan kepada tim investigasi, Kades Parapatan dinilai tidak transparan terkait administrasi kepada staf perangkat desa. Segala bantuan dikuasai oleh keluarga Kades, Ayah menjabat sebagai kepala desa, anak sebagai bendahara, dan menantu sebagai kolektor pajak.

Baca Juga :  Buang Limbah ke Sungai, Aktivitas Pabrik Tahu di Desa Cihideung Udik Pihak DLH diharap segera bertindak tegas

Staf desa juga mengungkapkan bahwa Kades jarang masuk kantor desa, sehingga pelayanan masyarakat terhambat dan staf desa harus selalu mendatangi rumah Kades untuk keperluan penandatanganan.

Kinerja BPD yang dipercaya masyarakat juga dinilai tidak ada tindakan apapun, begitu pula dengan kinerja tingkat kecamatan yang selalu melakukan MONEP (Monitoring dan Evaluasi) tetapi hasilnya selalu biasa-biasa saja. Tim audit dari Inspektorat Daerah (IRDA) juga dianggap sama saja karena hasilnya selalu kondusif.

Baca Juga :  Geger Oknum Kades Dan TPK Diduga Memborongkan Kepihak Ketiga 

Perangkat staf Kecamatan Parapatan juga mengungkapkan bahwa Kepala Desa Parapatan memang “bandel”.

Tim investigasi dari media memohon kepada instansi terkait, seperti Kejaksaan, Polres bagian Korupsi, khususnya KPK, agar Kepala Desa Parapatan dipanggil dan diproses kebenarannya terkait semua anggaran bantuan kabupaten, provinsi, dan pusat dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2024.

Diduga, bantuan Setimulan atau BKU bantuan kabupaten senilai Rp 10 juta melalui para RT fiktif dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2023.

(Tim)

Berita Terkait

Mengubah Citra Ormas Kedaerahan: Cara JUSUF RIZAL Membantu Masyarakat Madura Melalui MADAS NUSANTARA Dorong Ekonomi dan Bantu Tata Kota Jakarta
Perayaan Harlah ke-2 Ormas Madas Nusantara Berlangsung Meriah, Korwil Jatim Sampaikan Apresiasi
Pakar Hukum Ingatkan Pekerja Tak Gegabah Hadapi PHK Sepihak
Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka
Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial
Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Ketahanan Pangan, desa kopyah.kec. Anjatan tahun anggaran 2024 menuai sorotan 
Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 
Wujudkan Desa Maju dan Sejahtera, Pemdes Sukatani Alokasikan Bankeu Khusus Rp 700 Juta untuk Pembangunan Jembatan Pabuaran Hilir

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Mengubah Citra Ormas Kedaerahan: Cara JUSUF RIZAL Membantu Masyarakat Madura Melalui MADAS NUSANTARA Dorong Ekonomi dan Bantu Tata Kota Jakarta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Perayaan Harlah ke-2 Ormas Madas Nusantara Berlangsung Meriah, Korwil Jatim Sampaikan Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Pakar Hukum Ingatkan Pekerja Tak Gegabah Hadapi PHK Sepihak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial

Berita Terbaru