Polres Karawang Bongkar Sindikat Polisi Gadungan,Rampas Harta dan Sekap Korban. 

Avatar photo

Minggu, 17 Agustus 2025 - 02:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Karawang Bongkar Sindikat Polisi Gadungan,Rampas Harta dan Sekap Korban. 

Karawang,mitrapolri.info-Jajaran Polres Karawang berhasil mengungkap kasus kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Tiga orang pria, AR (31), E (28), dan IS (40), ditangkap atas dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) dan pemerasan dengan modus mengaku sebagai anggota polisi. Aksi keji komplotan ini menimpa dua korban di Kecamatan Rawamerta, Karawang.

Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, menjelaskan kronologi kejadian. “Peristiwa bermula saat dua korban, Saepudin dan Dirli, berhenti di pinggir jalan raya Rawamerta pada tengah malam awal Juli 2025. Mereka dihampiri para pelaku yang datang menggunakan sepeda motor,” ungkap AKBP Fiki.

Baca Juga :  *Personil Polres Indramayu Lepas AKBP M. Fajar Gemilang Dan Sambut AKBP Prianggo Sebagai Kapolres Indramayu*

Para pelaku langsung merampas ponsel korban dan mengaku sebagai anggota kepolisian. Untuk mengintimidasi, pelaku menodongkan golok. Korban yang ketakutan dipaksa ikut ke rumah salah satu pelaku. Di sana, para pelaku menghubungi keluarga korban dan meminta uang tebusan dengan mengaku sebagai polisi. “Dari modus pura-pura jadi anggota polisi itu, para pelaku berhasil memeras keluarga korban hingga Rp20 juta,” imbuh AKBP Fiki.

Tak hanya merampas harta, para pelaku juga memperlakukan korban dengan sadis. Setelah mendapatkan uang, korban dimasukkan ke dalam mobil, mata ditutup, tangan diikat lakban, lalu dibuang di pinggir jalan.

Berbekal laporan korban, tim Satreskrim Polres Karawang bergerak cepat dan berhasil meringkus ketiga pelaku di lokasi berbeda. Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu golok, satu unit mobil minibus, serta bukti transfer uang hasil pemerasan.

Baca Juga :  Kadivhumas Polri Tegaskan Kepolisian dan Kejaksaan Agung Baik-Baik Saja

Kini, ketiga pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi. Mereka dijerat pasal berlapis, yakni pasal 365 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (ancaman 12 tahun penjara), pasal 368 ayat (1) KUHP tentang pemerasan (ancaman 8 tahun penjara), dan pasal 333 ayat (1) KUHP tentang perampasan kemerdekaan seseorang (ancaman 8 tahun penjara). Polres Karawang mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap orang yang mencurigakan, serta segera melaporkan kejadian ke pihak berwajib.

#Red

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru