Diduga Ada Pungli di MAN 1 Bogor, Orang Tua Siswa Keluhkan Biaya Rp6 Juta dan Pembayar SPP 350 Ribu, Persiswa

Avatar photo

Minggu, 10 Agustus 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Ada Pungli di MAN 1 Bogor, Orang Tua Siswa Keluhkan Biaya Rp6 Juta dan Pembayar SPP 350 Ribu, Persiswa. 

Bogor,Mitrapolri.info-Dugaan pungutan liar (pungli) kembali mencuat di dunia pendidikan. Kali ini, sorotan mengarah ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bogor, Kabupaten Bogor, di mana para orang tua siswa mengeluhkan adanya pungutan sebesar Rp6 Juta per siswa dan pembayaran SPP berpareatip dari 350 Ribu hingga 300 Ribu persiswa.

Pungutan ini sangat membebani orang tua, terutama mereka dengan kondisi ekonomi pas-pasan. “Bagi kami yang penghasilannya pas-pasan, kami merasa sangat keberatan dengan pungutan di MAN 1 Bogor yang dibebankan kepada orang tua siswa,” ujar salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Memasuki Hari Ke-5, TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur Percepat Pembangunan Infrastruktur Desa

Praktik pungli di sekolah, yang seharusnya menjadi tempat bersih dari transaksi ilegal, kini seolah-olah menjadi pemandangan biasa. Pungutan ini, dengan berbagai dalih, kerap dibebankan kepada orang tua murid yang kebanyakan tidak tahu menahu soal aturan dan cenderung menurutinya.

Baca Juga :  Semarak HUT RI ke-81 di Desa Ciawi Bogor Berlangsung Meriah, Hampir 500 Warga Ikuti Jalan Sehat

Bagi keluarga yang secara ekonomi lebih mampu, pungutan ini mungkin tidak menjadi masalah. Namun, bagi keluarga kurang mampu, biaya sebesar Rp6 Juta ini sangat memberatkan dan berpotensi menghambat kelancaran pendidikan anak mereka.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepala sekolah MAN 1 Bogor belum memberikan keterangan resmi. Keheningan ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan orang tua dan masyarakat mengenai transparansi serta akuntabilitas di sekolah tersebut.

#Red

Berita Terkait

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026
Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak
Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan
PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta
Revitalisasi SDN 1 Cikidang Sukabumi Disorot, Diduga Banyak Kejanggalan
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Bankeu 2026 Desa Citapen Fokus Pengaspalan Jalan
Peduli Kesehatan Pengguna Jalan, Satlantas Jakbar Bagikan Masker Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:40 WIB

Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Indramayu Disorot, APH dan BPH Migas Didesak Bertindak

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sebaran Erupsi Letusan Abu Vulkanik Gunung Krakatau, Ditlantas Polda Metro Bagikan 20.000 Masker Kepada Ojol dan Masyarakat 

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Rumah Warga Batulayang Cililin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 05:56 WIB

PKBM Nurul Amanah Cihamirung Disorot, Diduga Ada Siswa Fiktif dan Dana BOSP Rp433 Juta

Berita Terbaru