Warga Geger! Limbah Popok Bayi Diduga Diolah Ulang Secara Ilegal di Tenjolaya, Dinas Diminta Turun Tangan

Avatar photo

Kamis, 16 April 2026 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Geger! Limbah Popok Bayi Diduga Diolah Ulang Secara Ilegal di Tenjolaya, Dinas Diminta Turun Tangan

 

Bogor,mitrapolri.info– Warga Desa Cibeteng Tengah, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, dibuat resah dengan adanya dugaan praktik pengolahan limbah popok bayi (pampers) rijek pabrik yang dinilai tidak higienis dan berpotensi membahayakan kesehatan.

Aktivitas tersebut disebut-sebut berlangsung di sebuah konveksi rumahan milik pengusaha berinisial Fauzi (APH). Berdasarkan informasi dari warga sekitar, limbah popok dalam jumlah besar justru tidak dimusnahkan sebagaimana prosedur standar, melainkan diduga diolah kembali untuk diperjualbelikan ke pasaran.

 

Kondisi ini memicu kekhawatiran serius, mengingat produk tersebut berpotensi digunakan oleh masyarakat, termasuk bayi dan anak-anak.

Sejumlah poin menjadi sorotan utama warga:

Baca Juga :  Halal Bihalal Pospera Caringin - Cigombong Untuk Mempererat Solidaritas

Ancaman Kesehatan

Pengolahan ulang limbah popok, baik bekas pakai maupun rijek pabrik, berisiko tinggi menyebarkan bakteri, kuman, hingga zat kimia berbahaya yang dapat mengancam kesehatan warga dan konsumen.

Legalitas Dipertanyakan

Warga mempertanyakan keabsahan izin usaha serta izin pengelolaan limbah industri yang dimiliki oleh pihak pengelola. Hingga kini, belum ada kejelasan terkait aspek perizinan tersebut.

Pencemaran Lingkungan

Selain berpotensi menimbulkan penyakit, aktivitas ini juga dikeluhkan karena menimbulkan bau menyengat serta penumpukan limbah yang mencemari lingkungan sekitar.

Atas kondisi tersebut, masyarakat mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk segera bertindak tegas.

Warga meminta:

Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor segera melakukan uji kelayakan dan standar higienitas produk.

Baca Juga :  SMP DAN SMK Mathla'ul Anwar Matagara Tigaraksa laksanakan SPMB Menuju Tangerang Gemilang 

Dinas Lingkungan Hidup melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait pengelolaan limbah.

Satpol PP bersama aparat penegak hukum menghentikan sementara aktivitas produksi hingga seluruh izin dan standar operasional dinyatakan jelas dan sah.

“Kami khawatir dampaknya ke depan, apalagi kalau produk ini beredar dan digunakan bayi. Jangan sampai ada korban dulu baru ditindak,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemilik usaha Fauzi (APH) belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut, termasuk asal bahan baku dan proses pengolahan yang dilakukan.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius warga dan diharapkan segera mendapat respons cepat dari instansi terkait sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas.

(Setiawan)

Berita Terkait

HEBOH! Seorang Istri Diduga Selingkuh dan Kirim Uang Diam-Diam ke Kakaknya, Suami Merasa Dikhianati Habis-Habisan
MBG Ciadeg Dikeluhkan Kader Posyandu: Balita Dikasih Kangkung, Timun Diduga Busuk hingga Susu Tak Sesuai
INSPEKTORAT KABUPATEN CIANJUR TERBITKAN SURAT TUGAS, TIM IRBAN 4 LAKUKAN PEMERIKSAAN KHUSUS DI DESA SUKARAHARJA
Warga Keluhkan Lampu PJU Mati Lebih dari Sebulan
SMP DAN SMK Mathla’ul Anwar Matagara Tigaraksa laksanakan SPMB Menuju Tangerang Gemilang 
Rifky Abdilah Dukung Abah Abing Jadi Bakal Calon Kades Tugu Jaya
Diduga oknum kepala Sekolah SDN Panimbang jaya 03 manipulasi spj pembelanjaan dana Bos th anggaran 2025
Ketua RW–RT Kompak Usung Indriasi Rusli SE,Jadi Calon Kades Pandansari 2027–2035

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:07 WIB

HEBOH! Seorang Istri Diduga Selingkuh dan Kirim Uang Diam-Diam ke Kakaknya, Suami Merasa Dikhianati Habis-Habisan

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:57 WIB

MBG Ciadeg Dikeluhkan Kader Posyandu: Balita Dikasih Kangkung, Timun Diduga Busuk hingga Susu Tak Sesuai

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:03 WIB

INSPEKTORAT KABUPATEN CIANJUR TERBITKAN SURAT TUGAS, TIM IRBAN 4 LAKUKAN PEMERIKSAAN KHUSUS DI DESA SUKARAHARJA

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:40 WIB

Warga Keluhkan Lampu PJU Mati Lebih dari Sebulan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:22 WIB

SMP DAN SMK Mathla’ul Anwar Matagara Tigaraksa laksanakan SPMB Menuju Tangerang Gemilang 

Berita Terbaru

Berita

Warga Keluhkan Lampu PJU Mati Lebih dari Sebulan

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:40 WIB