Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Berikan Bantuan 25 Becak Listrik kepada Warga Tegal

Avatar photo

Jumat, 18 Juli 2025 - 05:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tegal, Mitrapolri.info- Sebanyak 25 becak listrik bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto diberikan langsung oleh Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) dan Yayasan Gerakan Nasional (YGSN) kepada pangayuh becak yang berusia minimal 60 tahun warga Kota Tegal.

Pemberian becak listrik tersebut diserahkan secara simbolis di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kamis (17/7/2025) oleh Kepala BP Taskin, Budiman Sujatmiko dan Ketua Yayasaan Gerakan Solidaritas Nasional, Teguh Arief serta Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono bersama Wakil Walikota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono serta Forkopimda Kota Tegal.

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sujatmiko kepada awak media menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan komitmen pribadi dari Presiden RI, Prabowo Subianto.

‘’Dengan atau tanpa beliau menjadi Presiden sudah menjadi komitmen beliau, karena kebetulan menjadi Presiden, beliau punya Yayasan Gerakan Solidaritas Nasioanl yang di Ketuai oleh Bapak Arief dan kebetulan saya menjadi Kepala BP Taskin yang ditugaskan untuk mempercepat mengentaskan kemiskinan di luar jalur BLT,’’ ujar Budiman.

Budiman Sujatmiko menambahkan bahwa BP Taskin mendorong dalam pengentasan kemiskinan dengan memperkuat sektor industri, termasuk industri angkutan.

‘’Tegal menjadi salah satu yang menajadi tempat kita di sektor angkutan becak listrik dari YGSN melakukan dan BP Taskin yang memetakan yang menerimanya bekerjasama dengan kota dan kabupaten,’’ ujar Budiman.

Baca Juga :  Halal Bihalal Group Cemara Penuh Keakraban dan Kekeluargaan

Untuk penerima bantuan becak listrik, Budiman menambahkan bahwa penerima manfaat becak listrik adalah mereka para pengayuh becak yang berusia minimal 60 tahun.

‘’Pengemudi becak yang sudah tua umur 60, 70 tahun itu ga boleh mengayuh, mungkin mereka ga mau lepas dari profesi tukang becak. Oleh karena itu ini dapat menggunakan becak listrik,’’ tambah Budiman.

Selain itu, Budiman berharap Tegal yang merupakan kota industri pengolahan logam nantinya bisa menjadi produsen becak listrik.

‘’Yang menarik kebutuhan becak listrik se-Indonesia 70.000 becak listrik, Tegal ini kota industri semoga pengolahan logamnya dapat menjadi produsen dari becak listrik ini,’’ pungkas Budiman.

Sementara itu, Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Teguh Arief menyampaikan bahwa Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional adalah yayasan pribadi Prabowo Subianto yang bergerak di sosial kemanusiaan.

‘’Sosial itu bidangnya pengentasan kemiskinan, kebetulan bersinergi dengan BP Taskin. Saat sekarang bergerak di bidang pengentasan kemiskinan yakni penerimaan bantuan berupa becak listrik bagi pengayuh becak yang berusia minimal 60 tahun. Karena usia 60 tahun tenaganya sudah berkurang, agar meningkatkan kesejahteraan dengan harapan becak listirk ini misalkan mengayuh yang tadinya hanya 2 jam ini bisa lebih dari 2 jam karena mengunakan becak listrik,’’ ujar Teguh Arif.

Baca Juga :  INSPEKTORAT KABUPATEN CIANJUR TERBITKAN SURAT TUGAS, TIM IRBAN 4 LAKUKAN PEMERIKSAAN KHUSUS DI DESA SUKARAHARJA

Terkait banyaknya becak listrik yang sudah disalurkan, Teguh Arief mengutarakan bahwa di wilayah Jawa Timur dan di Jawa Tengah.

‘’Sudah di bagikan kloter satu 450 becak listrik di Jawa Timur, di Jawa Tengah 60 kloter 3, 200 ada di Madura, yang 100 terbagi empat wilayah Tegal, Pemalang, Pekalongan dan Batang. Semoga mampu meningkatkan pendapatan bagi masyarakat, serta Tegal mampu berpartisipasi dalam produksi becak listrik hingga dapat membantu kemiskinan di Kota Tegal,” ujar Teguh Arief.

Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono berharap penerima manfaat becak listrik nantinya akan lebih sejahtera keluarganya.

“Semoga ini makin memudahkan bagi mereka yang berusia 60 tahun keatas yang masih beroperasi sebagai tukang becak. Dan saya berharap Kota Tegal dapat berpartisipasi sebagai produsen dari becak listrik mengingat Kota Tegal sebagai Jepangnya Indonesia dan banyak industri logam,” ujar Dedy Yon.

Sementara itu, penerima manfaat, Sodikin warga Kelurahan Slerok mengucapkan terimakasih atas bantuan becak listrik yang telah diberikan. Sehari-hari ia mengayuh becak untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, dengan pendapatan yang tak tentu.

“Saya merasa senang, dan mengucapkan terima kasih banyak mudah mudahan bantuan becak listrik dari Pak Prabowo ini dapat bermanfaat dan meningkatkan kesejahteraan keluarga saya,” ujar ayah enam anak itu.

#Red

Berita Terkait

Majelis Adat Sumedanglarang dan ABPEDNAS Dorong Pembentukan Lembaga Adat Desa di Sumedang
Warga Soroti Program Jalan Usaha Tani di Kampung Cikaret, Kades Sukaraharja Beri Penjelasan
Akibat Pengendara Tidak Sabar, Kemacetan Parah Terjadi di Cigombong Menuju Jalur Benda Sukabumi
HEBOH! Seorang Istri Diduga Selingkuh dan Kirim Uang Diam-Diam ke Kakaknya, Suami Merasa Dikhianati Habis-Habisan
MBG Ciadeg Dikeluhkan Kader Posyandu: Balita Dikasih Kangkung, Timun Diduga Busuk hingga Susu Tak Sesuai
INSPEKTORAT KABUPATEN CIANJUR TERBITKAN SURAT TUGAS, TIM IRBAN 4 LAKUKAN PEMERIKSAAN KHUSUS DI DESA SUKARAHARJA
Warga Keluhkan Lampu PJU Mati Lebih dari Sebulan
SMP DAN SMK Mathla’ul Anwar Matagara Tigaraksa laksanakan SPMB Menuju Tangerang Gemilang 

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:05 WIB

Majelis Adat Sumedanglarang dan ABPEDNAS Dorong Pembentukan Lembaga Adat Desa di Sumedang

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:18 WIB

Warga Soroti Program Jalan Usaha Tani di Kampung Cikaret, Kades Sukaraharja Beri Penjelasan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:25 WIB

Akibat Pengendara Tidak Sabar, Kemacetan Parah Terjadi di Cigombong Menuju Jalur Benda Sukabumi

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:07 WIB

HEBOH! Seorang Istri Diduga Selingkuh dan Kirim Uang Diam-Diam ke Kakaknya, Suami Merasa Dikhianati Habis-Habisan

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:57 WIB

MBG Ciadeg Dikeluhkan Kader Posyandu: Balita Dikasih Kangkung, Timun Diduga Busuk hingga Susu Tak Sesuai

Berita Terbaru