SMAN 1 Cibinong melakukan penerimaan siswa baru periode 2025-2026 tidak mematuhi surat edaran dari Gubernur Jawa Barat

Avatar photo

Senin, 21 Juli 2025 - 01:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMAN 1 Cibinong melakukan penerimaan siswa baru periode 2025-2026 tidak mematuhi surat edaran dari Gubernur Jawa Barat.

Cibinong,Mitrapolri.info– Di duga adanya ketidak beresan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) di SMAN 1 Cibinong untuk periode 2025-2026, khususnya terkait jalur PAPS (Pencegahan Anak Putus Sekolah).

Menurut orang tua siswa berinisial LN, yang anaknya tidak diterima melalui jalur zonasi meskipun berdomisili di Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, yang secara geografis dekat dengan sekolah,
LN menyatakan bahwa anaknya tidak diterima melalui jalur zonasi Tahap 1, padahal mereka tinggal di Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong.

Ln mengaku menerima telepon dari pihak panitia SPMB yang ber inisial Jy menanyakan kebenaran anak saya mendaftar ditahap 1 dan tahap ke 2.

LN menemukan bahwa SMAN 1 Cibinong menerima siswa dari luar Kecamatan Cibinong, seperti dari Gunung Putri, Citereup, Babakan Madang, bahkan Depok dan Jakarta Selatan, melalui jalur PAPS. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengapa anaknya yang berdomisili sangat dekat justru tidak diterima menurut Ln.

Baca Juga :  DI DUGA KEPALA SEKOLAH SDN BOJONGSARI 3 TIDAK TRANSPARAN DALAM PENGUNAAN DANA BOS

Awak media mendatangi langsung langsung ke SMAN 1 Cibinong untuk konfirmasi namun Kepala Sekolah tidak berada di tempat. Awak media kemudian diarahkan ke Humas Gojali Sahlan, S.Pd.I. mengakui bahwa SMAN 1 Cibinong memang menerima siswa dari Depok dan Jakarta. Menurut penjelasannya:
* Siswa dari Depok diterima karena dampak bencana alam.
* Siswa dari Jakarta diterima melalui jalur domisili dan klaim sebagai murid dari keluarga ekonomi tidak mampu tutur nya.

Awak media juga mencoba mengkonfirmasi ke Kantor Cabang Dinas (KCD 1) Pendidikan, namun Kepala KCD dan Humas tidak ada di tempat. Awak media kemudian diarahkan ke Haris, selaku bidang tataran teknis.

Haris menjelaskan bahwa jalur PAPS memiliki dasar hukum berdasarkan Pergub yang menargetkan calon siswa tertentu. Sasaran PAPS meliputi:
* Murid dari keluarga ekonomi tidak mampu.
* Murid dari panti asuhan yang terdaftar pada dinas.
* Murid yang terdampak bencana alam.
* Murid Bina Lingkungan Sosial Budaya.

Baca Juga :  Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Dimakamkan di Kampung Halaman, MPR RI Minta Evaluasi Pasukan Perdamaian

Haris menegaskan bahwa sasaran PAPS yang diprioritaskan adalah Bina Lingkungan. Ia juga menambahkan bahwa data siswa yang tidak diterima dalam tahap 1 dan 2 seharusnya diverifikasi oleh pihak sekolah.

Sekolah wajib melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan bahwa data siswa sesuai dengan kriteria yang disebutkan.
Terkait siswa yang diterima dari Depok dan Jakarta Selatan, Haris menyatakan bahwa pihak sekolah wajib turun langsung ke lokasi untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut. Misalnya, untuk siswa terdampak bencana alam, sekolah harus mengecek langsung lokasi rumahnya. Demikian pula untuk siswa dari Jakarta Selatan yang masuk melalui jalur domisili dan diklaim dari keluarga tidak mampu, pihak sekolah harus memverifikasi alamat domisili ke RT dan Kelurahan

SMAN 1 Cibinong termasuk sekolah penyangga berdasarkan padat penduduk, PAPS adalah untuk sekolah penyangga berdasarkan padat penduduk,dan untuk sekolah penyangga yang didasarkan yang tidak ada di Kecamatan SMAN.
Bahwa sasaran PAPS yang di prioritaskan adalah Bina lingkungan,tegas nya

#Red

Berita Terkait

HEBOH! Seorang Istri Diduga Selingkuh dan Kirim Uang Diam-Diam ke Kakaknya, Suami Merasa Dikhianati Habis-Habisan
MBG Ciadeg Dikeluhkan Kader Posyandu: Balita Dikasih Kangkung, Timun Diduga Busuk hingga Susu Tak Sesuai
INSPEKTORAT KABUPATEN CIANJUR TERBITKAN SURAT TUGAS, TIM IRBAN 4 LAKUKAN PEMERIKSAAN KHUSUS DI DESA SUKARAHARJA
Warga Keluhkan Lampu PJU Mati Lebih dari Sebulan
SMP DAN SMK Mathla’ul Anwar Matagara Tigaraksa laksanakan SPMB Menuju Tangerang Gemilang 
Rifky Abdilah Dukung Abah Abing Jadi Bakal Calon Kades Tugu Jaya
Diduga oknum kepala Sekolah SDN Panimbang jaya 03 manipulasi spj pembelanjaan dana Bos th anggaran 2025
Ketua RW–RT Kompak Usung Indriasi Rusli SE,Jadi Calon Kades Pandansari 2027–2035

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:07 WIB

HEBOH! Seorang Istri Diduga Selingkuh dan Kirim Uang Diam-Diam ke Kakaknya, Suami Merasa Dikhianati Habis-Habisan

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:57 WIB

MBG Ciadeg Dikeluhkan Kader Posyandu: Balita Dikasih Kangkung, Timun Diduga Busuk hingga Susu Tak Sesuai

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:03 WIB

INSPEKTORAT KABUPATEN CIANJUR TERBITKAN SURAT TUGAS, TIM IRBAN 4 LAKUKAN PEMERIKSAAN KHUSUS DI DESA SUKARAHARJA

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:40 WIB

Warga Keluhkan Lampu PJU Mati Lebih dari Sebulan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:22 WIB

SMP DAN SMK Mathla’ul Anwar Matagara Tigaraksa laksanakan SPMB Menuju Tangerang Gemilang 

Berita Terbaru

Berita

Warga Keluhkan Lampu PJU Mati Lebih dari Sebulan

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:40 WIB