Rupiah Semakin Melemah, Rakyat Tambah Menderita Pemerintah Tutup Mata
Jakarta, Mitrapolri.info – Ekonomi Nasional sedang menghadapi tekanan yang nyata pada perdagangan hari ini dolar Amerika Serikat semakin menguat menyentuh angka Rp.18.027 per US$ 1, menembus level psikologis Rp.18.000
yang selama ini menjadi sorotan Rakyat Indonesia(5/6/2026).

Penguatan dolar AS dan ketidak pastian ekonomi global menjadi beberapa faktor yang ikut menekan Rupiah.
meski perubahan kurs mungkin tidak langsung terasa dalam kehidupan sehari-hari, dampak nya bisa merembet ke harga barang impor kebutuhan pokok, biaya perjalanan ke luar negeri, hingga sektor Bisnis yang bergantung pada mata uang asing.
Ketika nilai rupiah semakin merosot sepanjang tahun,
ketika harga kebutuhan pokok semakin menjerat,
ketika lapangan kerja semakin sempit dan daya beli kian terhimpit, maka yang sedang di pertaruhkan bukan sekedar angka ekonomi. melainkan nasib jutaan Rakyat Indonesia.
RI 1 pernah berbicara di atas mimbar “Kalau anda ingin menghancurkan sebuah bangsa, hancurkan mata uang nya”
sekarang terbukti dari dialog pidato nya Presiden.
apakah itu tanda Berakhir/hilang nya NKRI dari Peta di tahun 2030 sesuai prediksi Beliau saat itu, dari cocok analogi Rakyat rekam jejak digital.
Siapa sebenar nya yang sedang tumbuh kesejahteraan nya Pejabat atau Rakyat di saat Indonesia sedang dalam keterpurukan apakah akan terulang kembali Peristiwa kerusuhan Demo seperti di tahun 2025 Agustus.
sementara Program Prioritas Pemerintah dari APBN menjadi seperti hidangan lezat di meja makan bagi Pejabat Negara.
Penulis : (Septian)










