PEREDARAN OBAT KERAS DIDUGA MARAK DI BABAKAN MADANG, DI MANA KETEGASAN APARAT?

Avatar photo

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

PEREDARAN OBAT KERAS DIDUGA MARAK DI BABAKAN MADANG, DI MANA KETEGASAN APARAT?

Babakan Madang, Kabupaten Bogor – Di tengah gencarnya slogan perang terhadap narkoba dan obat-obatan terlarang, fakta di lapangan justru menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Tim awak media menemukan dugaan aktivitas peredaran obat-obatan keras tanpa resep dokter yang diduga beroperasi berkedok warung kelontong di wilayah Babakan Madang, Kecamatan Citaringgul, Kabupaten Bogor.

Ironisnya, aktivitas yang diduga melanggar hukum tersebut disebut-sebut berlangsung cukup lama dan terkesan berjalan tanpa hambatan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: apakah para pelaku benar-benar begitu berani, atau justru pengawasan dan penindakan yang belum berjalan maksimal?

Baca Juga :  SMP DAN SMK Mathla'ul Anwar Matagara Tigaraksa laksanakan SPMB Menuju Tangerang Gemilang 

Yang paling mengkhawatirkan, sejumlah pembeli yang datang diduga masih berusia remaja bahkan di bawah umur. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka generasi muda akan menjadi korban utama. Masa depan anak bangsa dipertaruhkan hanya karena lemahnya pengawasan terhadap peredaran obat keras yang seharusnya berada dalam pengawasan ketat.

Masyarakat tentu berhak mempertanyakan, di mana peran dan kehadiran aparat penegak hukum ketika dugaan peredaran obat keras masih dapat ditemukan dengan relatif mudah? Jangan sampai kepercayaan publik terkikis akibat lambannya respons terhadap persoalan yang jelas-jelas meresahkan warga.

Peredaran obat keras ilegal bukanlah pelanggaran ringan. Dampaknya dapat menghancurkan kesehatan, masa depan, bahkan kehidupan para penggunanya. Karena itu, masyarakat berharap aparat terkait segera turun tangan melakukan penyelidikan mendalam dan tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Majelis Adat Sumedanglarang Desak Transparansi Pemindahan Mahkota Binokasih, Kirim 5 Surat Resmi

Tidak boleh ada ruang bagi para pelaku yang mencari keuntungan dengan mengorbankan masa depan generasi muda. Ketika anak-anak dan remaja menjadi sasaran, maka persoalan ini bukan lagi sekadar pelanggaran hukum, melainkan ancaman serius terhadap masa depan bangsa.

Publik kini menunggu langkah nyata, bukan sekadar imbauan atau janji. Penegakan hukum harus hadir dan terlihat. Jika dugaan ini benar adanya, maka tindakan tegas wajib dilakukan agar tidak muncul kesan bahwa peredaran obat keras dapat berlangsung bebas tanpa rasa takut terhadap hukum.

Berita Terkait

Diduga Proyek Bronjong Abaikan UU KIP dan Tidak Patuhi Standar K3
Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Ciburuy Mulai Dilaksanakan, Warga Diharapkan Membawa Persyaratan Lengkap
Dahulukan Tugas Strategis di Provinsi, Muhammad Nur Kholis Lepas Jabatan Ketua DPC PKB Tangerang
Bertaruh Nyawa di Atas Rakit, Warga Cidadap Minta Pemerintah Segera Bangun Jembatan Gantung
PEMUDA RSB DAN WARGA KAMPUNG SUKAWENING GOTONG ROYONG COR JALAN SECARA SWADAYA, PERKUAT AKSES LINGKUNGAN
Dugaan Manipulasi SPJ Dana BOS SDN Sukaluyu 02 Cianjur Mengemuka, Sejumlah Pos Anggaran Jadi Sorotan
X-Ray Band Ledakan Energi di Bogorock Rock Night, New M Resto Puncak Gadog Bergemuruh
Program Revitalisasi SMP Riyadlul Mubtadiin Disorot, Upah Pekerja Dinilai Terlalu Rendah

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:03 WIB

Diduga Proyek Bronjong Abaikan UU KIP dan Tidak Patuhi Standar K3

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:36 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Ciburuy Mulai Dilaksanakan, Warga Diharapkan Membawa Persyaratan Lengkap

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:04 WIB

Dahulukan Tugas Strategis di Provinsi, Muhammad Nur Kholis Lepas Jabatan Ketua DPC PKB Tangerang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:10 WIB

PEREDARAN OBAT KERAS DIDUGA MARAK DI BABAKAN MADANG, DI MANA KETEGASAN APARAT?

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:24 WIB

Bertaruh Nyawa di Atas Rakit, Warga Cidadap Minta Pemerintah Segera Bangun Jembatan Gantung

Berita Terbaru