Program P3-TGAI Pancuran Mutiara Disambut Baik Petani Desa Curug Bogor
BOGOR,mitrapolri.info– Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang dikelola oleh Kelompok Tani Pancuran Mutiara pimpinan Amirudin A. mendapatkan sambutan hangat dari para petani di Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Meskipun luas lahan pertanian mengalami penyusutan akibat alih fungsi kawasan, optimisme para petani tetap tinggi.
Luas lahan pertanian di Desa Curug yang semula mencapai 7 hektar kini tersisa 4,5 hektar setelah sebagian kawasan dialihfungsikan menjadi perumahan. Namun, hal tersebut tidak membuat semangat para petani surut. Pada tahap awal, program pengairan pertanian difokuskan pada pembangunan sumber mata air untuk memastikan pasokan air mengalir secara optimal ke area persawahan.
Bak Penampungan Air Jadi Prioritas Tahap Kedua
Kepala Desa Curug, H. Edi, bersama Ketua Kelompok Tani Amirudin A., telah menyepakati rencana pembangunan bak penampungan air pada tahap kedua program. Langkah ini diambil sebagai antisipasi untuk menghadapi musim kemarau yang kerap menyebabkan kesulitan pasokan air bagi petani.
“Dengan adanya bak penampungan air, para petani tidak lagi kesulitan mengairi sawah saat musim kemarau tiba, sehingga proses bercocok tanam dapat terus berjalan baik di musim hujan maupun kemarau,” jelas H. Edi saat ditemui di ruang kerja kantor desa.
Petani Berharap Bantuan Diteruskan ke Tahun Depan
Dalam kesempatan wawancara bersama awak media, Kepala Desa dan Ketua Kelompok Tani menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah atas bantuan anggaran yang telah dialokasikan untuk program P3-TGAI. Mereka juga mengajukan aspirasi agar bantuan serupa dapat direalisasikan kembali di tahun depan.
“Kami berharap seluruh lahan pertanian yang ada di Desa Curug dapat teraliri air dengan baik dan manfaatnya dirasakan oleh seluruh warga petani secara merata,” tambah Amirudin A.
Red










