Dugaan Pemotongan Anggaran P3TGAI di Desa Cisarua Bogor, Ketua Kelompok Tani dan Kades Terkesan Menghindar

Avatar photo

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Pemotongan Anggaran P3TGAI di Desa Cisarua Bogor, Ketua Kelompok Tani dan Kades Terkesan Menghindar

Bogor,mitrapolri.info– Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Kampung Ciparay/Ciputri, Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan publik karena dugaan tidak transparansi dalam pengelolaan anggaran. Ketua Kelompok Tani Berdikari, Ustadz Acip Maulana, beserta Kepala Desa Cisarua kini sulit ditemui dan diduga sengaja menghindar dari konfirmasi terkait proyek yang beranggaran Rp195 juta ini.

Tim media telah melakukan upaya konfirmasi berulang kali ke berbagai lokasi, mulai dari lokasi pembangunan, kediaman pribadi pihak terkait, hingga kantor desa setempat. Namun, semua upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Bungkamnya pihak penyelenggara dan kepala desa memicu kecurigaan masyarakat terkait transparansi pengelolaan dana bantuan pembangunan irigasi pertanian yang bersumber dari program aspirasi anggota DPR RI

Baca Juga :  SDN Cipicung 4 Gelar Pelepasan Siswa Kelas VI Bernuansa Kekeluargaan

Berdasarkan informasi dari pengurus P3TGAI wilayah lain, program pembangunan irigasi ini diduga mengalami pemotongan anggaran. Sumber yang enggan disebutkan namanya mengaku bahwa dana yang diterima oleh kelompok tani tidak utuh karena adanya dugaan setoran kembali (kickback) kepada pihak-pihak tertentu.

“Kami selaku ketua kelompok tani menerima anggaran yang sudah tidak utuh lagi karena ada dugaan setoran ke pihak terkait,” ujar sumber tersebut secara terbuka.

Menanggapi indikasi dugaan gratifikasi dan pemotongan anggaran, LSM Laskar Siliwangi Bersatu menyampaikan tuntutan tegas kepada aparat penegak hukum (APH). Pihaknya mendesak agar segera dilakukan investigasi mendalam dan pemeriksaan lapangan untuk memastikan keabsahan penggunaan dana.

1. Pemeriksaan Fisik Bangunan

Mengingat adanya dugaan aliran dana tidak resmi, dikhawatirkan spesifikasi, kualitas, dan kuantitas pengerjaan fisik irigasi tidak sesuai standar yang telah ditentukan.

Baca Juga :  P3-TGAI Hadirkan Harapan Baru, Kelompok Tani Berkah Tani Sukses Aliri 16 Hektar Sawah di Rumpin Bogor

2. Audit dari Instansi Berwenang

Meminta Unit Tipikor Polres Bogor, Polda Jawa Barat, serta Kasipidsus Kejaksaan Negeri Bogor dan Kejati Jawa Barat untuk segera melakukan audit terhadap pelaksanaan anggaran di lapangan.

3. Penindakan Hukum yang Tegas

Jika terbukti ada penyelewengan, seluruh oknum yang terlibat harus diproses hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Uang negara ini dialokasikan untuk kesejahteraan para petani agar tidak kekurangan air irigasi, bukan untuk dibagi-bagikan kepada oknum yang tidak bertanggung jawab. Demi menyelamatkan uang rakyat, kami memohon APH segera turun tangan untuk memeriksa dan mengaudit proyek ini,” tegas perwakilan LSM Laskar Siliwangi Bersatu.

Red

Berita Terkait

pemasangan kabel wifi tanpa izin dan pemberitahuan di cianjur selatan, jadi ancaman keselamatan kerja
Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab PJU dan Penyegaran Organisasi Perkuat Pelayanan Masyarakat
Wujudkan Transparansi Anggaran, Revitalisasi SDN 2 Tapos Libatkan Warga Lokal
Warga Soroti Sisa Saldo BUMDes Sukajadi Mandiri Rp4 Juta, PJS Kades Sebut Laporan Keuangan Belum Dapat Diterima
Diduga Sarat Gratifikasi dan Korupsi, Program P3-TGAI Singa Endah di Curugbitung Didesak Diusut Aparat Penegak Hukum
Program P3-TGAI Cibeteng Muara Disoal: Dugaan Rangkap Jabatan, Material Tak Sesuai Spek, Hingga Potongan Anggaran
Program P3-TGAI Pancuran Mutiara Disambut Baik Petani Desa Curug Bogor
Peredaran Tramadol Diduga Kembali Menggila di Cimahi, Warga Berharap Aparat Bertindak Tegas

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:23 WIB

pemasangan kabel wifi tanpa izin dan pemberitahuan di cianjur selatan, jadi ancaman keselamatan kerja

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:18 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab PJU dan Penyegaran Organisasi Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:43 WIB

Wujudkan Transparansi Anggaran, Revitalisasi SDN 2 Tapos Libatkan Warga Lokal

Senin, 27 Juli 2026 - 10:24 WIB

Warga Soroti Sisa Saldo BUMDes Sukajadi Mandiri Rp4 Juta, PJS Kades Sebut Laporan Keuangan Belum Dapat Diterima

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:46 WIB

Diduga Sarat Gratifikasi dan Korupsi, Program P3-TGAI Singa Endah di Curugbitung Didesak Diusut Aparat Penegak Hukum

Berita Terbaru