Diduga Ada Penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU 38-423-29 Muara Wanasalam, Awak Media Soroti Pengawasan

Avatar photo

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Ada Penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU 38-423-29 Muara Wanasalam, Awak Media Soroti Pengawasan

Lebak Banten,mitrapolri.info-22 Mei 2026 — Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite (RON 90) dan Bio Solar kembali mencuat. Kali ini, sorotan tertuju pada SPBU dengan nomor Pertamina 38-423-29 yang berlokasi di Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media di lapangan, BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil, nelayan, serta sektor yang berhak menerima subsidi, diduga disalahgunakan oleh sejumlah oknum. Dugaan tersebut meliputi praktik penjualan kembali kepada pengecer hingga penimbunan BBM subsidi.

Baca Juga :  Milad ke-3 PERSADIN Perkuat Profesionalisme Advokat kepada Masyarakat

Menurut keterangan salah seorang oknum pembeli yang enggan disebutkan namanya, proses pembelian BBM subsidi tersebut diduga disertai pemberian sejumlah uang tambahan kepada operator SPBU.

“Kami beli minyak tersebut, tapi kami juga memberikan uang lebih kepada operator. Untuk apa dan ke mana peruntukannya kami tidak tahu,” ujarnya kepada awak media.

Temuan tersebut memunculkan pertanyaan terkait sistem pengawasan dan pengendalian distribusi BBM subsidi di SPBU tersebut. Pasalnya, distribusi BBM subsidi merupakan program pemerintah yang diperuntukkan guna membantu kebutuhan masyarakat tertentu, termasuk para nelayan dan pelaku usaha kecil.

Awak media kemudian mencoba melakukan konfirmasi langsung ke pihak pengawas SPBU yang diketahui bernama Ukan. Namun saat didatangi ke ruang pengawas, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Upaya konfirmasi juga dilakukan melalui pesan WhatsApp, akan tetapi hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan maupun klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Baca Juga :  Ketua RW–RT Kompak Usung Indriasi Rusli SE,Jadi Calon Kades Pandansari 2027–2035

Masyarakat berharap aparat penegak hukum serta instansi terkait dapat turun tangan untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan lebih lanjut apabila ditemukan adanya pelanggaran dalam penyaluran BBM subsidi. Transparansi dan pengawasan dinilai penting agar distribusi BBM subsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.

Anggi

Berita Terkait

Diduga Proyek Bronjong Abaikan UU KIP dan Tidak Patuhi Standar K3
Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Ciburuy Mulai Dilaksanakan, Warga Diharapkan Membawa Persyaratan Lengkap
Dahulukan Tugas Strategis di Provinsi, Muhammad Nur Kholis Lepas Jabatan Ketua DPC PKB Tangerang
PEREDARAN OBAT KERAS DIDUGA MARAK DI BABAKAN MADANG, DI MANA KETEGASAN APARAT?
Bertaruh Nyawa di Atas Rakit, Warga Cidadap Minta Pemerintah Segera Bangun Jembatan Gantung
PEMUDA RSB DAN WARGA KAMPUNG SUKAWENING GOTONG ROYONG COR JALAN SECARA SWADAYA, PERKUAT AKSES LINGKUNGAN
Dugaan Manipulasi SPJ Dana BOS SDN Sukaluyu 02 Cianjur Mengemuka, Sejumlah Pos Anggaran Jadi Sorotan
X-Ray Band Ledakan Energi di Bogorock Rock Night, New M Resto Puncak Gadog Bergemuruh

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:03 WIB

Diduga Proyek Bronjong Abaikan UU KIP dan Tidak Patuhi Standar K3

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:36 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Ciburuy Mulai Dilaksanakan, Warga Diharapkan Membawa Persyaratan Lengkap

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:04 WIB

Dahulukan Tugas Strategis di Provinsi, Muhammad Nur Kholis Lepas Jabatan Ketua DPC PKB Tangerang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:10 WIB

PEREDARAN OBAT KERAS DIDUGA MARAK DI BABAKAN MADANG, DI MANA KETEGASAN APARAT?

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:24 WIB

Bertaruh Nyawa di Atas Rakit, Warga Cidadap Minta Pemerintah Segera Bangun Jembatan Gantung

Berita Terbaru