Penangkapan Pengedar Tramadol di Garut Diwarnai Dugaan Intervensi Oknum, Polisi Tetap Amankan Pelaku

Penangkapan Pengedar Tramadol di Garut Diwarnai Dugaan Intervensi Oknum, Polisi Tetap Amankan Pelaku

Avatar photo

Minggu, 5 April 2026 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penangkapan Pengedar Tramadol di Garut Diwarnai Dugaan Intervensi Oknum, Polisi Tetap Amankan Pelak

Garut,mitrapolri.info-Upaya penindakan terhadap peredaran obat keras ilegal kembali dilakukan aparat kepolisian di Kabupaten Garut. Kali ini, penangkapan terjadi di kawasan Bunderan Kerkop oleh jajaran Polsek Tarogong Kidul.

Namun, proses penangkapan tersebut sempat diwarnai ketegangan di lapangan. Saat petugas hendak mengamankan pihak yang diduga terlibat dalam peredaran tramadol ilegal, muncul dugaan adanya intervensi dari seorang oknum yang disebut sebagai anggota TNI.

Oknum tersebut diduga sempat melarang petugas kepolisian membawa salah satu terduga pelaku, yang diketahui merupakan anak dari pengedar, ke Mapolres Garut. Adu mulut pun tak terhindarkan antara petugas dan oknum tersebut, hingga menarik perhatian warga sekitar.

Baca Juga :  Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

Meski menghadapi hambatan, aparat kepolisian tetap menjalankan tugasnya. Dua orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut akhirnya berhasil diamankan oleh Polsek Tarogong Kidul.

Selanjutnya, kedua terduga pelaku diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Garut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut serta pengembangan kasus.

Dalam penangkapan itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa obat keras jenis tramadol, dua unit telepon genggam, serta uang tunai yang diduga hasil transaksi ilegal.

Baca Juga :  Kawal Aspirasi, Tangkal Disinformasi, Polri Dorong Ruang Demokrasi Tetap Aman melalui Dialog Publik

Peristiwa ini memunculkan perhatian publik, terutama terkait dugaan adanya upaya penghalangan dalam proses penegakan hukum. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas dan transparan, serta memastikan tidak ada intervensi dari pihak manapun dalam penanganan kasus peredaran obat keras ilegal.

Peredaran tramadol tanpa izin bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi kesehatan dan masa depan generasi muda.

Red

Berita Terkait

Polsek Kelapa Dua Ungkap Kasus Narkotika Jenis Etomidate
Mengubah Citra Ormas Kedaerahan: Cara JUSUF RIZAL Membantu Masyarakat Madura Melalui MADAS NUSANTARA Dorong Ekonomi dan Bantu Tata Kota Jakarta
Perayaan Harlah ke-2 Ormas Madas Nusantara Berlangsung Meriah, Korwil Jatim Sampaikan Apresiasi
Pakar Hukum Ingatkan Pekerja Tak Gegabah Hadapi PHK Sepihak
Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka
Ketua PAC Ciawi Gelar Silaturahmi Bersama Para Ketua Ranting, Bahas Penguatan Solidaritas dan Kegiatan Sosial
Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Ketahanan Pangan, desa kopyah.kec. Anjatan tahun anggaran 2024 menuai sorotan 
Kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional 

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Polsek Kelapa Dua Ungkap Kasus Narkotika Jenis Etomidate

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Mengubah Citra Ormas Kedaerahan: Cara JUSUF RIZAL Membantu Masyarakat Madura Melalui MADAS NUSANTARA Dorong Ekonomi dan Bantu Tata Kota Jakarta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Perayaan Harlah ke-2 Ormas Madas Nusantara Berlangsung Meriah, Korwil Jatim Sampaikan Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Pakar Hukum Ingatkan Pekerja Tak Gegabah Hadapi PHK Sepihak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Proyek Revitalisasi SDN Cipaku 4 Rp700 Juta Disorot: Diduga Diborong ke Pihak Ketiga, Pengawasan Lintas Instansi Dipertanyaka

Berita Terbaru

Berita

Polsek Kelapa Dua Ungkap Kasus Narkotika Jenis Etomidate

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:40 WIB