Program BLT DD Pada Tahun 2024 Desa Tanjungsari Diduga Tak Disalurkan, Warga Pertanyakan Transparansi Pengelolaan Dana Desa

Avatar photo

Jumat, 21 November 2025 - 03:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program BLT DD Pada Tahun 2024 Desa Tanjungsari Diduga Tak Disalurkan, Warga Pertanyakan Transparansi Pengelolaan Dana Desa

Bogor,mitrapolri.info– Sejumlah warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, mengeluhkan tidak adanya penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) pada tahun 2024. Informasi ini disampaikan oleh warga yang enggan disebutkan namanya demi alasan keamanan.

Menurut warga, dana BLT DD yang seharusnya menjadi hak masyarakat justru diduga tidak dialokasikan sebagaimana mestinya oleh Pemerintah Desa Tanjungsari. Warga juga menyebut adanya dugaan bahwa anggaran tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi oknum tertentu, meski hal ini masih perlu pembuktian lebih lanjut dari aparat berwenang.

Baca Juga :  Peredaran Obat Diduga Kembali Marak di Garut, Ketegasan APH Dipertanyakan

Ketika awak media mencoba mengonfirmasi hal tersebut kepada Kepala Desa Tanjungsari, Japar Maulana, upaya bertemu tidak membuahkan hasil. Kades disebut-sebut sulit dihubungi maupun ditemui untuk memberikan penjelasan resmi terkait dugaan tersebut.

Selain BLT DD, warga juga mempertanyakan kejelasan Program Ketahanan Pangan yang diwajibkan 20% dari Dana Desa. Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggunaan anggaran ketahanan pangan di Desa Tanjungsari disebut tidak transparan, tidak jelas pengelolaannya, dan tidak memberikan dampak signifikan bagi warga.

Baca Juga :  Pemdes Pandansari Kolaborasi Tiga Kecamatan Gelar Jumat Bersih, Tindak Lanjuti Instruksi Sekda Bogor

Beberapa sumber menyebut bahwa program yang seharusnya mendukung ketersediaan pangan bagi masyarakat itu tidak berkembang dan terkesan hanya menguntungkan segelintir orang di lingkaran pemerintah desa. Namun, hal ini masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak desa.

Warga berharap adanya audit dan penelusuran dari pihak Kecamatan Tanjungsari maupun Inspektorat Kabupaten Bogor untuk memastikan penggunaan Dana Desa tahun 2024 berjalan sesuai ketentuan dan tidak merugikan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Tanjungsari belum memberikan keterangan resmi.

Berita Terkait

Aliansi Jurnalis Bogor Gelar Bukber di Sate Gunung Pangrango, Matangkan Persiapan Santunan 450 Paket
Banjir Rendam Puluhan Rumah di Desa Cimandala Sukaraja Bogor, Warga Keluhkan Minim Penanganan
Banjir Rendam Puluhan Rumah di Desa Cimandala Sukaraja Bogor, Warga Keluhkan Minim Penanganan
Paguyuban Cipelang Herang Berbagi Takjil di Depan Pasar Cihideung kecamatan Cijeruk, Bogor .Jawa barat.Dukung Pedagang Lokal di Bulan Ramadhan
Aksi Humanis Personel Samapta Polres Jakbar Gotong Royong Bantu Pengendara Yang Terjebak Banjir di Jalan Panjang Kedoya Kebon Jeruk
Dugaan Mark-Up Dana BOP 2025 di PKBM Ar Rizkiyah Zhilang, Pimpinan Diminta Bertanggung Jawab
Dugaan Mark-Up Dana BOP 2025 di PKBM Ar Rizkiyah Zhilang, Pimpinan Diminta Bertanggung Jawab
Polres Metro Jakarta Barat Gelar Kegiatan Balap Lari Night Run Yang Sedang Viral, Ajak Remaja Isi Ramadan dengan Hal Positif

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:22 WIB

Aliansi Jurnalis Bogor Gelar Bukber di Sate Gunung Pangrango, Matangkan Persiapan Santunan 450 Paket

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:10 WIB

Banjir Rendam Puluhan Rumah di Desa Cimandala Sukaraja Bogor, Warga Keluhkan Minim Penanganan

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:04 WIB

Banjir Rendam Puluhan Rumah di Desa Cimandala Sukaraja Bogor, Warga Keluhkan Minim Penanganan

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:05 WIB

Paguyuban Cipelang Herang Berbagi Takjil di Depan Pasar Cihideung kecamatan Cijeruk, Bogor .Jawa barat.Dukung Pedagang Lokal di Bulan Ramadhan

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:12 WIB

Aksi Humanis Personel Samapta Polres Jakbar Gotong Royong Bantu Pengendara Yang Terjebak Banjir di Jalan Panjang Kedoya Kebon Jeruk

Berita Terbaru